Bangun Sport Center Mulai Desa

19 hours ago 2
ARTICLE AD BOX
DENPASAR, NusaBali
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta memiliki agenda besar dalam pembinaan olahraga di Pulau Dewata. Salah satu yang digadang-gadang adalah membangkitkan semangat anak-anak muda ke dunia olahraga,  dengan membangun sport center mulai di masing-masing desa. Bahkan, untuk memuluskan rencana ini, Wagub akan membahasnya dalam anggaran perubahan tahun 2025 ini.

Menurut Giri Prasta, olahraga harus dikembangkan hingga ke tingkat desa. Karena penjaringan atlet harus dari bawah, yakni desa. Maka, perlu adanya venue yang memadai. Kalau pun belum ada, harus dibangun dengan konsep Sport Center. 

"Dengan adanya sport center, bisa melakukan kegiatan di malam hari. Ini mengurangi kegiatan atau aktivitas anak-anak muda yang mabukan-mabukan beralih ke olahraga, di samping kegiatan adat," kata Giri Prasta, saat membuka Rakerprov KONI Bali belum lama ini.

Giri Prasta meyakini, adanya venue di tingkat desa akan dimanfaatkan para muda-mudi mengembangkan bakatnya. Tidak hanya itu, venue yang terpusat itu juga akan dimanfaatkan para pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMA sebagai fasilitas kegiatan ekstrakulikuler sekolah. 

"Ini kolaborasi yang jelas. Selain muda - mudi di desa, ada juga pelajar nantinya. Saya yakin sekolah juga pasti senang dengan keberadaan sport center ini ke depannya," tegas mantan Bupati Badung dua periode itu.

Maka, Giri Prasta menargetkan akan segera melakukan penataan venue, bahkan akan diajukan dalam anggaran perubahan tahun ini dan juga tahun depan. Dia memastikan, pemerintah harus masuk ke generasi muda. 

Karena generasi muda ini, harus diberikan fasilitas, bukan hanya untuk mengejar juara. Tapi tetap menjunjung tinggi sportifitas. Dengan demikian, akan ada kolaborasi dan rasa persaudaraan. 

"Kalau soal lahan yang makin sempit, ya saya pastikan itu (lahan, red) masih ada di desa. Nanti tinggal kita kolaborasikan kalau memang di desa hanya akomodir satu venue, tapi di desa lain ada. Maka kita akan bagi dan sinergikan agar semuanya terakomodir," ucap Giri Prasta.

Dia mencontohkan, seperti bangunan sport center di Desa Canang Sari, Kecamatan Petang, Badung. Nantinya, konsep sport center itu akan diusung ke seluruh Bali. Dengan demikian, pengembangan olahraga dari tingkat desa itu merata. 

Disinggung terkait anggaran, Giri Prasta mengaku dana disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan regulasi. "Untuk pembangunan, tentu ada juga dari perusahaan. Ini kita masukkan juga dengan dana pembinaan sosial atau CSR perusahaan yang disesuaikan dengan regulasi," pungkas Giri Prasta, optimisitis. dar
Read Entire Article